Senin, 29 Desember 2008

Tips Mudah Mengasah Ketrampilan Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu kunci sukses menjadi duta wisata karena dalam melaksanakan tugasnya duta wisata akan bertemu dengan berbagai macam orang, dan fungsi utamanya mempromosikan dan menjual potensi wisata daerahnya, kalo orang Padang bilang, ‘Manggaleh’, kalo orang Aceh bilang ‘Publoe’, Orang jawa timur bilang, ‘Nyubal’. Yach, apapun itu istilahnya, komunikasi itu penting!, kayak Kerang Rebus sama Selai Nenasnya..hmm
Oke, Kita mungkin bisa mempertimbangkan langkah-langkah sederhana ini untuk mengasah ketrampilan komunikasi kita sebagai Duta Wisata gitu.

Pengetahuan Kita
Pendidikan adalah segala yang telah kita pelajari, tapi bagaimana mempraktekan apa yang telah kita pelajari. Kita semua memang punya keterbatasan, tapi bukan berarti kita tak dapat belajar membuatnya bermanfaat dan membagi apa yang kita tahu dengan orang lain.

Mendengarkan
Jadi pendengar yang baik ngga ada salahnya lho, bagian ini sama pentingnya dengan mengajukan pertanyaan. Kadang dengan mendengarkan suara kita sendiri kita dapat belajar sedikit lebih percaya diri. Dan selalu mengatakan hal-hal yang kita percaya dengan penuh keyakinan. Misal, ’Ah, manthap kali lah aku ini!’.

Rendah Hati
Kita semua pasti pernah membuat kesalahan, dan kadang kita cenderung mengucapkan kata-kata yang merendahkan. Jadi, saat sedang melakukan percakapan dalam kelompok, jangan takut bertanya apa kita salah mengucapkan kata dan jika orang lain tak yakin soal ini, jadikan saja bahan lelucon. Itupun kalo kita lucu, kalo garing? Ya itu urusanmu dan keluargamu.

Kontak Mata
Tatapan mata bisa mengungkapkan banyak hal lho, misalnya mata sinis, mata-mata, dan mata sapi. Ini sangat penting bagi kita untuk tetap fokus saat berbicara dalam kelompok atau pertemuan, walaupun semua yang hadir kita sudah kenal dengan baik. Kalo kata Mas Agoeng Soedir Poetra, yang punya Color Model Inc.,”Matanya, matanya diisi!”.
Didenger, penjual pisang Pontianak, ‘Diisi apa mas, coklat, Mochacinno apa strawberry?’.

Buat Lelucon
Sedikit humor dapat jadi pereda ketegangan yang luar biasa. Bicara serius terus-menerus akan membuat orang lain bosan dan akhirnya kabur tidur. Dengan humor walau Garing dapat menarik perhatian orang lain dan membuat kita mudah digapai, seperti semua orang.

Menempatkan Seperti Lawan Bicara
Berinteraksi dengan orang-orang lain. Kita akan mendapat banyak gagasan, saat kita mengetahui orang lain. Melakukan pembauran juga dapat membangun ketrampilan kepemimpinan kita.

Mendengarkan Diri Sendiri
Mengakulah, ada saat-saat dimana kita bernyanyi untuk diri sendiri di kamar mandi, terus goyang-goyang ala Kucing Garong, ’Ooopp, sorry jadi curhat!’. Oke, kita juga bisa mulai berlatih dengan mendengarkan semua pemikiran kita saat kita sedang sendiri. Bicara lah di depan cermin untuk mengoreksi apa yang kita ucapkan.

Tersenyum
Sebuah senyuman bisa memiliki banyak arti, seperti halnya tatapan mata. Jangan pernah menunjukkan ekspresi manyun, mecucu, tarik-tarik hidung biar mancung, karena itu hal yang mustahil, apalagi ngupil upilnya teman di depan banyak orang, jangan pernah!. Sebaliknya, dengan senyuman kita bisa mengekspresikan apa yang kita katakan dengan lebih baik. Ya, smilelah, walaupun sampe Garing.

Panutan
Kita pasti punya satu atau dua orang yang selalu kita dengarkan saat sedang melakukan pertemuan di publik, misalnya aku seneng Cinta Laura. Maka tirulah bagaimana mereka menekankan apa yang mereka katakan, hal ini dapat membantu kita saat sedang berbicara di hadapan orang banyak. ’Itchhuu becthuuul!.’

Persiapan
Lakukan persiapan terbaik. Buat catatan, atau lakukan persiapan apa aja yang membuat kita nyaman untuk mengungkapkan pendapat saat berhadapan dengan orang banyak, ya asal jangan meminjam Balpoint temennya terus diilangin, it’s not good (fade out).
Cara apa lagi yang lebih baik untuk memulai komunikasi yang efektif selain memulainya dari orang terdekat. ’Iya, itu kamu..AYO,SINI!!’.

Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah ya..semoga tahun ini lebih baik dari Tahun sebelumnya, karena kita akan masuk kedalam orang yang beruntung ya..

Senin, 22 Desember 2008

Ternyata….

Wah, udah beberapa minggu ini aku ngerasa kalo kegiatan yang kukerjain berasa jadi ibu-ibu, mulai belanja, masak, nanam bunga, nyapu-nyapu, nonton infotaiment, nonton sinetron, Oke, yang terakhir memang hobi kok. macho ibu-ibu banget, kan?.

Tapi, memang kalo dirasain, perjuangan seorang ibu sangat hebat, Mamaku (baca Mamak.red) ni, Cuma cewek sendiri, bisa ngerjain berbagai macam kerjaan yang kalo dipikir, tiap hari itu lagi..lagi itu, itu lagi.
Nyiapin makan buat orang rumah, bersihin rumah, belum lagi masak, ngurusin anak-anaknya, ke pasar, ngurus bunga, arisan dan masih banyak lagi. Bacanya aja udah capek duluan ya?.Ternyata ya…
Kadang sempat ngerasa malas juga kalo diajak ke pasar, belanja..ke pasar ikan apalagi, mana bechek, ada ojhek, bikin bethek..
Hmm, kalo mikir, mamaku sendiri yang jalan ke pasar, bawa-bawa barang belanjaan yang banyak, di lautan orang yang sedang belanja, dimana rasa keanakkanku ya? Jadi beberapa minggu ini bener-bener seneng banget bisa Bantu mama, walaupun sedikit berubah. Hehe…Ya, hitung-hitung belajar jadi bapak rumah tangga lah ya..
Buat aku mamaku the best lah, our supermom, namanya aja udahh kayak Pahlawan Aceh, Erwani Meutia, mungkin karena itu juga doa dari Opa sama Oma ya.
I Love U Mom(a). Selamat Hari Ibu…dan buat semua Ibu-ibu yang ada di seluruh dunia, selamat hari ibu ya.
‘Eh, jeng, tahu ngga harga lombok itu sekarang MuAHAL!’.

Mamaku baik ya?

Sabtu, 20 Desember 2008

Tukoma, Second Anniversary

Ngga kerasa ya, udah masuk tahun kedua anakku ulang tahun. Penasaran sekarang udah bisa apa dia, terpisah jauh, Sabang-Malang.
Inget pertama sekali presentasi, waktu itu kamu masih belum kebayang bentuk yang menarik, Cuma sekedar merefresh branding yang ada dan aku Cuma punya konsep Malang Welcoming City.

presentasi bikin keringetan, abis itu masuk angin..

Seiring waktu, banyak ternyata mulai memperhatikan oretan-oretanku tentang kamu, kamu yang mulanya gendut, jadi langsing seperti ini, karena seorang duta juga dilihat perfomancenya anakku.

Anakku, Si Tukoma, Smiley, Friendly and Memory

Setelah bertemu banyak orang, sharing pengalaman, masukkan dan lain-lain. Alhamdulillah akhirnya kamu muncul anakku, ya, Tukoma.
‘APA??NAMAMU UNIK YA?’, Ya, nak namamu itu singkatan, Tugu Kota Malang. Karena aku ingin kamu akan jadi branding Kota Malang yang hebat seperti Tugu Kota Malang yang menjadi Landmark Kota Malang, dan kenapa muncul Malang Welcoming City? Karena bila kita datang ke Kota Malang, maka akan disambut dengan hangat oleh masyarakat Kota Malang, siapa aja. Ada tarian penyambutan, Tari Beskalan yang rancak nan lembut, ada parikan yang menarik nan menggelitik, kulinernya yang menggoda dan masih banyak lagi yang akan menyambut dengan welcome.
Kamu, muncul bareng dengan sodaramu ;applemags, majalah yang membahas tentang Malang Raya. Kalian akur ya. Karena pariwisata tidak bisa sendiri, kata Pak Yusak Anshori,”Tourism is about coordination, synergy and consistency”.

Nah, banyak artis ibu Kota Malang yang datang kan?

Sekarang Papamu sedang berjuang di Kota Sabang dan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kamu tetap semangat ya, ada om dan tante Kakang Mbakyu Malang yang tetap setia menjaga kamu. Orang dinas dan Masyarakat Pariwisata Indonesia Kota Malang juga. They will love You like I do..
Selamat Ulang Tahun Anakku..semoga kamu bisa mewujudkan impian semua masyarakat Kota Malang agar tetap menjadi Kota Welcoming City. Kota yang selalu menyambut siapa saja yang datang, sebagai dulur, dan bagian dari mereka.

Selamat Ulang Tahun ya Sayang…

Hehe, postingan ini bapak-bapak banget ya...wajarlah, namanya juga bapak cinta sama anaknya, dimana-mana pasti diomongin, ’eh anakku lucu ya, eh anakku udah punya gigi, eh anakku udah bisa jalan, eh anakku udah bisa nikah, hebat ya?’.
Ah, anak muda...Kayak ngga pernah tua aja ni..^-^

Kamis, 18 Desember 2008

Kakang Deny

Wah, hari ini ada yang ulang tahun ni. Tanggal 19 Desember 2008. Aku ngga bisa ngasih kado dan ngga bisa datang ke acaramu dulur..Cuma ini yang aku bisa kasih, biar seluruh dunia tahu, siapa Deni Eka itu..hahaha,(tertawa kejam dibarengi ekspresi peran antagonis di sinetron).
Pertama kali kenalan di Fitness Center, belagu banget anaknya. Untung cakep, kalo ngga udah melayang barbell ditangan. Haha..
Awal perkenalan yang menyebalkan mengesankan kan.
Pertemuan kedua, di sebuah acara, ternyata eh ternyata dia disana jadi Panitia, wah, salah ikut kontes ni. Pantesan belagu,muke lu jauh..hohoho.
Tapi setelah ngobrol banyak, anaknya menyenangkan ternyata, emank peribahasa di mana ada gula disitu ada semut beneran. Pantesan disukai Om-om dan tante-tante ya Den, eh ada Mitha juga, fans setia..sampe bela-belain kemana si Kakang pergi. Kalo ada Deni, ada Mitha, ada Mitha, belum tentu ada Deni. Manthap that! (mantap banget).
Kakang satu ini memang banyak membantuku dalam membuat program-program kerja PAKANDAYU kepengurusanku, walaupun dia kakang tahun 2003, tapi semangatnya itu. Sangking baiknya dia suka ngajarin Bahasa Jawa di saat yang tidak tepat. Alhasil, besoknya aku TOEFL, test listening isinya jawa semua.
‘Aku bengong’, bule kok bohso jowo.
Nilai TOEFLku anchor!!Awas Kamu Kang!kamu baek banget kang.
Kakang satu ini multitalented banget, bisa nari remo, tari gul gaul, bisa fashion, bisa nyanyi, bisa siaran, bisa MC, bisa jadi laki. Lho??
Tapi kalo masalah panggung memanggung jangan ditanya lagi. Jawa Timur? LEWAT!!! Bali? hmmm, Baru aja..Jakarta apalagi? it’s so last year lah..
Hobinya memang dari panggung ke panggung, mulai dari Kakang Malang, Raka JAwa Timur, Arjuna Srikandi Pajak, Modelling, Sang Lelaki walau dicemplungin juga sama ceweknya (ini aku ngga tahu alasannya kenapa) sampe Be A Man. Eh, Be A Man ngga lolos ya Den? Hehe…
Tapi karena itulah namanya sudah Membahahahana dimana-mana. Coba dech kalo ke Jawa Timur ketemu sama orang di jalan tanyain kenal ngga dengan Raka Deny, pasti banyak yang jawab, ’iya,aku kenal, KENAL BANGET!!!,YANG RAKI ITU KAN?’.
Pernah kejadian Gladi Resik Malam Anugrah Wisata yang jadi MC adalah Trio Sublay(Suka Membelay), Puppy, Lia dan Deni.
Puppy : oke pemirsa, sampai disini dulu, Saya Raki Puppy…
Lia : Saya Raki Lia
Deni : dan saya Raki Deni, sampai ketemu lagi tahun depan.
Di dengar oleh temen-temen yang laen yang bertugas membacakan nominasi, ‘Wah ada yang pengakuan..uhuy!’.
Terlanjur, pake Mike dan sound system segede gaban pula. Deni pasrah…
Deni anak yang baek, untuk urusan keluarga no 1. Apa aja dilakukan demi keluarga.
’Salut Euy!’.
Deni suka nonton film horor, sampe semua soundtrack filmnya dihafal, seperti Jablay, Adeudeuh Akang, mendadak dangdut dll.
Walau terakhir farewell partyku kamu ngga bisa datang Kang, aku udah terima Buku La Tahzan mu, dan aku ngga bisa nepatin janjiku…susah memang buat ngga nangis berpisah dengan dulur-dulurku di Malang.
‘Cry me a river..hikz..hikz..!’
Ya, itulah Kakang Raka Arjuna Deni, masih banyak lagi cerita-cerita seru bareng beliau ini.
Selamat Ulang Tahun ya Dulur, yang ke 23 kan?(sesuai pesanan)..

Photobucket


Kapan kita bertemu lagi, nanti kadonya nyusul ya!!Sukses terus buat kamu..salam buat Tante Puppy, baek-baek sama dia. Kalo dapat yang baru simpan dia yang rapi di dalam lemari (ini ngomongin apaan).
Salam membahana ya Kang!!
See you around then..Malang - Sabang

Rabu, 17 Desember 2008

Visit Aceh 2009

Baru beberapa hari yang lalu baca Koran tentang program Visit Aceh 2009. Ngga tahu banyak sech, memang masih parsial pariwisata di Aceh, atau mungkin akunya yang ngga jelas. Hehehe.
Tapi, ngga papa, yang penting tujuannya sama, iya kan. Semangat terus ni...jangan mau kalah donk, karena Aku sayang Aceh, Kamu juga kan?
Jadi kepikiran ni logo Visit Aceh 2009 seperti apa.
Ada ide bikin logo seperti ini, terinspirasi dari motif hasil ke Museum Aceh kemaren, ^-^ :
1. Bentuknya Bungong Seulanga (Bunga Selanga) yang dibentuk seperti mahkota, warna biar kelihatan Acehnya, masih menggunakan warna hijau, merah dan kuning. Bunganya Warna hijau, di bagian tengah ada tameng merah bertuliskan Visit Aceh 2009 berwarna kuning, dan ada tulisan Ayo, Jak Lom U Aceh!. (Ayo, Ke Aceh Lagi!).
2. Bentuk Bungong Seulanga juga yang dibentuk dari motif hasil modifikasi Motif Awan Sitangke yang sudah ada. Motif Awan Sitangke dibentuk seperti Bungong Seulanga, berwarna hijau jumlahnya 6 helai, satu helai lagi berwarna merah dan ada tulisan Visit Aceh 2009 warna kuning. Ada tulisan dibawahnya juga, ’Ayo, Jak Lom U Aceh! (Ayo, Ke Aceh Lagi!).
Gimana?? Aku tunggu komentar rakan semua ^-^
komentar para Eksis :

Selasa, 16 Desember 2008

Kakang Hijrah Saputra


Kemaren iseng-iseng search di google, nemu ada beberapa artikel tentang Kakang Malang 2006, Eh, itu kan Aku! Huhuhu, terharu biru lah. Ternyata aku lumayan eksis, baik ya…hehehe

Sejalan dengan Skripsi
Dalam upaya menyuarakan slogan “Malang Welcoming City”, Febri adalah generasi penerus dari Kakang tahun sebelumnya yang merupakan pencetus tagline tersebut. Menjelaskan makna dari tagline yang dibuatnya, Kakang Hijrah Saputra bersama kawan-kawan ingin menunjukkan bahwa Kota Malang siap menerima siapa saja untuk beraktivitas konstruktif dan produktif, baik untuk belajar, bertamasya, investasi ataupun yang lainnya. Menjalankan tugasnya selama satu tahun, Kakang Hijrah Saputra mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Bahkan disebut pula, misinya sebagai Kakang Kota Malang 2006 menunjang penyelesaian skripsinya yang berjudul “Rencana Pengembangan Pariwisata Kawasan Wisata Gapang dan Iboih, Kota Sabang”. Mahasiswa kelahiran Sabang 23 tahun silam ini mengaku mendapat banyak inspirasi dalam mengembangkan salah satu kawasan wisata di Sabang tersebut dari kawasan Malang Raya. Dari pengalamannya tersebut, secara khusus Kakang Hijrah Saputra menyarankan agar Pemerintah Kota Malang lebih banyak berkoordinasi dengan berbagai stakeholders baik itu pemerintah, pemilik modal, perguruan tinggi serta berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mengembangkan pariwisata di Kota Malang. [nok]

Alumni Kakang-Mbakyu Malang 2006
Kontes Kakang-Mbakyu Malang selalu diikuti oleh mahasiswa UB dengan prestasi yang membanggakan.
Tahun sebelumnya, Kakang 2007, berhasil direbut oleh Febri (mahasiswa FE UB) dan Ratna Imaniar (mahasiswa Psikologi UMM).
Salah satu alumni Kakang 2006, Hijrah Saputra, turut hadir juga dalam kontes tersebut di samping aktif pula dalam Paguyuban Kakang-Mbakyu Malang. Hijrah, alumni PWK angkatan 2002, saat ini tengah mengembangkan bisnis pariwisata juga di daerah asalnya, Sabang. Selaku Kakang Malang 2006, ia mengaku mendapatkan banyak manfaat di antaranya pengalaman, networking, dan soft skill lainnya.
Melalui aneka merchandise bermerk ”piyoh” yang dalam bahasa Indonesia berarti ”silahkan mampir”, ia berupaya untuk mengembangkan pariwisata di Sabang. ”Sabang itu ibarat ”Bali”-nya Aceh. Banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke sana terutama dari Malaysia”, kata dia. Aneka produk di antaranya T-Shirt, stiker dan gantungan kunci ia pasarkan dengan mengorientasikan community based development (berbasis produk lokal). Selain itu, di Malang pun ia aktif dalam ”Komunitas Tangan Di Atas” yang merupakan kumpulan pengusaha muda untuk saling berbagi dan promosi bisnis masing-masing. ”Banyak alumni Kakang Mbakyu yang pada akhirnya terjun ke dunia bisnis. Di antaranya bisnis kuliner, pariwisata dan teknologi informasi”, ujarnya bangga sebagai alumni entrepreneurial university. [nok]
‘Terimakasih buat Mbak Denok [Nok] Humas Universitas Brawijaya, 'I Love You full mbak!’

Rada Jampok memang, hmmm, udah pada denger belum cerita tentang Jampok? Bukan Janc*k lho ya, bisa beda arti. Hehehe.
Oke kita belajar tentang bahasa gaul sedikit ya. Mau ga ni? Kalo mau lanjut, kalo ngga mau, matiin komputernya terus lempar ke laut aja..Oops!
Jampok bahasa gaul dari Aceh yang artinya Narsis, jadi kalo ada orang yang narsis pasti dibilang, ‘Jampok ni!’ kalo perlu ditambah ‘Uuk!’, jadinya, ‘Jampok ni!,Uuk’.
Gimana?, udah bisa kan?(ya, mulutnya agak dimajuin dikit)
Beda lho ya dengan Janc*k yang ada di Jawa Timur, kalo di Jawa Timur artinya mesa-meso(umpatan kalo kesel atau marah). Tapi Kalo udah di Malang jadinya, ‘Juaanc***k!’, yup! Orang Malang memang agak lebay, banyak kata-kata yang jadi panjang dan lebay, misalnya, Banyak jadi Buaaanyak, Jauh jadi juaauh, panjang jadi puaajang, dan muaasih buanyak lagi. Menarik ya?’
Dan lebih menarik lagi kalau orang Aceh udah datang ke Malang dan Narsis pula, jadinya, ‘Juaaaampok!’.Haha..’Kamu ya?’

Sabtu, 13 Desember 2008

Darahku Sayang, Darahku Melayang

Yup!setelah dipolling ternyata Agam Inong NAD menang, diikuti Jabar, Sumsel dan Bangka Belitung. hehehe, teurimong geunaseh (terimakasih) yang sudah mendukung kami, jadi terhura ni...hehehe.
Eh, kita Nostalgila dulu ya...

Peran menjadi Kakang Malang ternyata tidak hanya berhubungan dengan dunia pariwisata saja.
Ada banyak sekali kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat di Kota Malang yang sering dikait-kaitkan atau melibatkan Kakang dan Mbakyu Kota Malang.
Salah satu contoh kami bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang untuk mensosialisasikan kegiatan donor darah. Aku sech seneng aja, berarti aku dapat banyak job bisa bermanfaat untuk banyak orang.
Hari ini dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia, aku dan teman-teman Kakang Mbakyu Kota Malang yang lain diundang untuk ikut serta dalam mensosialisasikan kegiatan tersebut.
Kegiatannya diadakan di Alun-alun Kota Malang, yang dibuka oleh Wakil WaliKota Malang, yang dalam hal ini juga merangkap sebagai Ketua PMI Kota Malang, Pak Bambang Priyo Utomo.
Beliau selalu mengucapkan, setetes darah Anda, sejuta hidup bagi orang lain. Yang lain pada setuju mengangguk-angguk kepala, ntah pada ngerti atau ketiduran.
Acaranya berlangsung semarak, Alun-alun berwarna merah, karena dresscode yang digunakan warna merah, memang hari ini akan banyak terjadi tumpah darah dimana-mana, ironis memang.
’aku hening cipta sebentar’
Setelah acara pembukaan selesai, kami disebar ke beberapa titik yang akan menjaring orang-orang yang mau menyumbangkan darahnya, setetes darah Anda, sejuta hidup bagi orang lain, merdeka!!
’Lho, ini kan Malang?’
Aku kebagian untuk mensosialisasikan di Plaza Araya bersama pasanganku Mbakyu Yuni Norvita Sari, Panggilan Vita, bukan Yuni apalagi Nor, BUKAN SAMA SEKALI!, umur 20 tahun masih single berkuliah di jurusan komunikasi universitas Brawijaya.
Mbakyu Vita, Hobby : Donor Darah
Setelah berkeliaran selama hampir 6 jam di Plaza Araya, mulai dari satpam sampe pelajar kami tawarkan untuk menumpahkan darahnya.
’Hey, kamu! Iya, kamu! Ayo donk, bagi darahnya sedikit, sedikit aja, sini sama Om..!!’
Alhasil karena daya tariknya kami berdua, ya iyalah Kami kan Kakang dan Mbakyu Kota Malang Tahun 2006, dapat mangsa banyak!. Hahaha. (tertawa kejam)
Fiuh, lumayan capek menyebarkan jaring-jaring, dan umpan-umpan manis yang ujung-ujungnya minta darah, kok jadi serem kedengerannya ya?. Kami istirahat di dekat mobil penghisap darah, yup! Mobil PMI Kota Malang.
Aku dapat roti dan SUSU gratis! Padahal yang lain mesti keluarin darah untuk dapatin itu semua, sedangkan aku? Gratis!! Dan Mbakyu Vita ternyata sedang puasa, artinya jatah dia buat aku, Hahaha (tertawa senang).
’Kang, aku capek ni, kayaknya di bis enak bisa leyeh-leyeh (rebahan) gitu, kan udah selesai, yang donor juga tinggal sedikit tu, yuk!’.
Aku sech oke-oke aja, udah kelar gini. Aku belum menyadari buahaya yang mengancam, memang insting laba-labaku sudah tidak berfungsi dengan lihay saat itu, udah capek.
Aku masuk ke mobil penghisap darah PMI, melihat beberapa korban sedang tergolek lemas berdarah-darah. Aku masih santai.
’Wah, semangat ya mbak!tinggal dikit lagi tu’. Aku yang ramah rajin menjamah banget gitu.
Ternyata setelah istirahat sebentar, ada yang ngomong dengan manisnya.
‘Kakang Hijrah ngga donor juga?, yang lain udah selesai, Mbakyu Vita juga mau donor tu’.
‘What?, apa pula ini?’
’Sa.....sa...sa...ya...?’ aku kaget, ini pertanyaan yang ngga wajar sama sekali dan ini ga ada dalam scenario awal.
’Cut!!CUT!!, sutradara! Ini gimana ceritanya kok ada istilah pemain utama musti berdarah-darah juga?’. Tenyata setelah mencari-cari tidak ada sutradaranya, ini kenyataan bung.
’Aku terjebak!’, Eh, aku DIJEBAK!MAMA, SAVE ME!!!’.
‘Vit, kamu kan puasa, orang puasa katanya ngga disaranin buat donor?’. Maksudku nyari alasan, biar ada temennya gitu.
’iya mas, tapi aku udah lama ngga donor ni, lagi pengen aja’.
’Busyed dach, ini donor kok pengen, kayak ngga ada kegiatan lain apa gitu, maen gasing, ato kelereng gitu, lebih masuk akal.
’Vit! Selamatkan dirimu, ini jebakkan, JEBAKAN! Mas, pecahin kacanya, kamu lompat ya!cari bantuan, telepon 108 atau siapa aja kenalanmu, LARI VIT, LARI!!!’. Sayang sodara-sodara, itupun hanya mimpi.
’Aku pasrah, oh Vita, I’m sorry kutakkan love you lagi!’.
Di dalam mobil penghisap darah PMI itu juga isinya cewek-cewek semua, malulah aku yang cowok ngga donor. Mau taruh dimana selempangku?
‘fiuh’
Ternyata pas donor itu parah bener, bayangin aja, jarum sebesar itu masuk kebadanku. Aku tak sanggup Tuhan. Cukuplah pas saat khitan aku disuntik. Tidak untuk yang kedua kalinya.

Lihat wajahku, melas kan?Kamu puas, PUAS, PUAS? Aku lemas.

Sekali disuntik ini aja rasanya sakit begitu, aku ngga bisa ngebayangin orang-orang yang sering pake narkoba yang jenis suntik, sakitnya pasti berkali-kali ya. Entahlah.
’Aku JERA!’
Akhirnya, darahku sudah satu kantong, ternyata aku baru tahu, kalo aku bukan darah biru, ambil positifnya aja.
Eh, belum selesai ternyata, aku dapat roti, multivitamin dan SUSU! Wajar memang..dan aku juga dapat plester lucu. Ini yang belum pernah aku lihat. Dipasang di bekas suntikkan tadi. Katanya biar ngga infeksi.
Hmmm, aku jadi ngerti, lucu, LUCU Banget malah. Setelah itu aku kumpul lagi di Alun-alun, pamer-pamer aku punya plester lucu ke temen-temen Kakang Mbakyu yang lain. Tapi mereka tanggapannya lain.
’Baru donor ya?PAMER!!
Aku, ya sudahlah, mereka mau menganggap aku cowok apaan, yang penting hanya aku dan Tuhan yang tahu.
Dan aku berharap darah yang kudonor hari ini bisa berguna untuk orang lain. Ya, sapa tahu aja, yang menerima darahku jadi Kakang Malang selanjutnya.
’Who knows?’

Someone Out There?(ada orang di luar?)

Rabu, 10 Desember 2008

The People who make me feel Malang like Home

This Posting is dedicated for Mr.Incredible
Mas Sinyo is Mr.Incredible

Mas yang ini udah kayak abangku sendiri, aku manggilnya mas Sinyo-chan, nama aslinya Mas Cahyono B. Setyawan, ST.
Orangnya rada-rada mirip chinezz, banyak yang menyangka kalo dia Noni, jadi banyak yang ngucapin selamat Natal dan Gong Xi Fat Choi! Dan mungkin karena alasan itu juga ya kenapa dia dipanggil Sinyo.
Postur tubuhnya mirip Mr.Incredible setelah pensiun, dan kepalanya agak sedikit botak di depan, makin mirip lah. Hehehe.
Mirip ngga ya??

Dulu kita masih satu kos, tepatnya kamarnya di sebelah kamarku.
Kalo malem aku ngga bisa tidur, pasti gangguin Mas Sinyo, karena biasanya dia lagi ngerjain proyek atau nonton VCD. Yang hebatnya lagi ni, dia suka ngasih masukkan kalo aku ada masalah biarpun agak nyeleneh tapi masuk akal juga. Misalnya ni :
Aku : ‘Mas, gimana ya caranya mengatasi kemacetan di jalan?’
Mas Sinyo : ya, tebarin aja paku di jalan.
Aku : ‘??’
Aku bengek bengong.
Yaelah, mas sama aja boong, tapi kalo dipikir-pikir, iya juga ya, jalannya ngga macet, tapi juga ngga ada yang lewat.
Kekurangannya Mas Sinyo, orangnya pelupa banget, apa aja pasti ditinggalin, mulai dari dompet, kunci kamar sampe uang, memang sedikit mengong ya (kalo orang jawa bilang).
Pernah ada kejadian aku dibonceng Mas Sinyo beli makanan di daerah Dinoyo, eh pulang-pulang kami nabrak TukangTahuSumedangYangJualanDiPinggirJalan.
Tapi yang herannya Mas Sinyo, masih sempet-sempetnya tidur dulu. Padahal aku udah tertimpa dengan badannya yang super duper besar dan berat pastinya.
Aku : Mas, kita nabrak orang ni.
Mas Sinyo : (masih diam)
Aku : Mas, gerakkin dikit badannya.
Mas Sinyo : ZZZzzzz
Aku : ???
Tapi kalo Mas Sinyo udah ngeluarin uang buat aku, orangnya ngga perhitungan, pasti dijawabnya, ‘udah, tunggu kalo udah satu juta aja baru dibayar,’
‘Hmmm, yang ini aku suka banget!’ Hahaha. (tertawa asyik).
Nah, asyiknya lagi ni, kalo maen ke rumahnya pasti ditraktir makan macem-macem, ngejer durian dimana-mana, ato hunting rumah makan baru, apalagi sekarang udah bisa masak, spagetti, nasi goreng, dan lain-lain, hmmm, jadi sering maen ke rumahnya ni. Hmm, tambah sukalah aku.....
Kalo untuk urusan kerja Mas Sinyo, TOP banget, profesional. Dia bekerja sebagai desainer interior. Waktu buka CV sendiri, aku bantuin design logo CVnya. Srengenge namanya. Katanya, biar nanti karya-karyanya bisa seperti sinar matahari yang menyinari siapa saja. Sejak CVnya udah mulai jalan, dia sibuk wara-wiri ngerjain proyek di Jakarta, Bali, Surabaya.


“Ini dia logo CV Srengenge, yahud kan?”

Dia laku, Aku udah jarang ketemu.
Dia sempat bilang kalo akan nikah dengan pacarnya akhir tahun lalu. Aku sempat penasaran gimana mbak yang sering diceritakannya lagi praktek jadi dokter di Bandung, makin penasaran. ‘Bandung euy!.’
Sempat ketemu di rumahnya,
Mas Sinyo : ‘Jrah, ini mbak Joys’
Aku :’iya mas!’ (Dengan wajah masih berbinar-binar, karena bakal ketemu calon kakak ipar).
Mbak Joys : ‘Kenalin aku Joys.’
Aku : ‘Lho, mbak udah lama pulang dari Bandung?’ (Sok akrab mode on)
Mbak Joys : ‘????’(wajahnya langsung berubah)
Mas Sinyo : ‘Ayo, Joys kuantar pulang!’.
Aku : ???
Eh, setelah Mas Sinyo balik dari mengantar Mbak Joys aku baru tau kalo orang yang dikenalin tadi bukan yang diceritain di Bandung.
‘Oalah, mas, I’m Sorry, Good bye’
Biasanya kalo lebaran Idul Adha gini, kumpul di rumahnya, ngobrol apa aja, pagi shalat ied di komplek, terus lihat Qurban yang dibeli. NYARI DUREN!!hehe..

Berita terakhir yang aku dapat, Mas Sinyo sakit. Aku pikir sakit seperti biasa, ternyata Mr.Incredible mengidap penyakit kanker otak.
‘Astafirullah’
Rencana nikahnya dibatalkan, proyek-proyek Srengenge ditangani oleh sepupunya, rumah yang biasa aku gunakan untuk curhat dan melarikan diri dihuni sama sepupunya, Hapenyapun juga dipegang sepupunya, dia pengobatan kemana-mana untuk terapi, karena operasi pun katanya belum ada jaminan sembuh. Aku baru sadar, hidup terkadang tak sesuai dengan yang kita rencanakan.
Pengen nemenin mas, sampe sembuh, tapi ternyata you know mas, I have another case..
‘Hikz..hikz..Tabah ya mas..’.
Yang buat aku terharu, dia bela-belain datang untuk ketemu keluargaku pas aku wisuda. Dengan gemetaran, Mas Sinyo masih bela-belain ngobrol panjang lebar dengan keluargaku. Itulah kelebihannya, selalu berusaha menyenangkan orang lain. ‘You’re so Incredible brother to me.’
Hari ini 11 Desember Mas Sinyo, Ulang Tahun, yang ke 31 ya mas? terkadang kita sering bertukar kado. Tapi berhubung hari ini ngga bisa kasih kado, cuma bisa buat postingan ini. Mas tetep semangat ya jalanin therapinya, Hijrah selalu mendoakan yang terbaik buat mas. Hijrah tetep menjalankan pesan-pesan mas.
Selamat Ulang Tahun Mas Sinyo chan, Mr.Incredible. You’re still my Incredible brother. Love You, Because Allah..

Senin, 08 Desember 2008

My Rakan, Mojang Femy

‘Jika cinta biarkan aku jatuh cinta, jika sayang biarkanlah aku jadi sayang, hatiku ini miliknya, Tuhan tolong jangan jodohkan dia dengan yang lain.’

’Panjang bener ya nada dering smsku, haha.’
Pas lihat hape, isinya, Halo sayang, kamu udah baca Koran hari ini?…romantis banget, bikin melayang, tapi, lihat namanya kok Ari Duta Kalbar, ARI DUTA KALBAR?,’ KOK BISA?!’
‘Ooops, sorry bukan itu ceritanya, memang beberapa minggu ini hapeku penuh dengan smsnya Ari Duta Kalbar, tapi bukan itu isi pesannya, berulang-ulang, isinya sama, rusak kali hapenya ya?, Entahlah.’Pengen kulempar hapenya, tapi mikir, mesti beli lagi, ngga jadi lah.

Bunyi sms lagi, baca lagi, Ari Duta Kalbar lagi, ‘huff, mulai boring ya?, sama!.’

Oke, ada sms masuk, kali ini dari Eneng Femy, dan bunyinya begini :

‘Gam, foto ngga ada, profile ngga ada, kamu selalu nyari alasan, KITA PUTUS!!hehehe.’

’Eh, Hae, bingung aku, jadian belum udah minta putus, OKE, FINE!,KITA PUTUS!!’.
‘Lho?’
Ni Neng aku buat profilemu....’baca ya, duduk manis donk, kerupuknya ditaruh dulu, jamu ngga laku ya?!.’
Dear Diary, beberapa hari ini aku dihantui cewek manis, tatapan matanya mengajarkan aku banyak hal, goyang geolnya menggoda, tak terasa jadi lebay, dan lama-lama jadi busssuuk..

’Yup, itulah Femy, Mojang Jawa Barat di DWI 2008’.Umur 19 tahun, status : masih Mojang.
Ini buktinya :

Brosnya Bagus ya?

Pertama kali melihatnya, pasti kita mekernya, anak gaul geeto lho.
Uni Sumatera Barat sempat ngomong di belakang panggung,’Agam, kayaknya tu anak bisa dapat formulir dech’.
’Oke, aku check dulu ya!’
Ternyata eh, ternyata anaknya asyik banget, malah lebay, bukannya masuk genk eksis, baik ya, malah dia mengambil salah satu personel genk eksis, baik ya, ‘What De?’.
‘hmm, baik lah kalo memang itu sudah jalan hidupmu **, kami sebenarnya berat melepasmu, karena semua anggota genk eksis, baik ya adalah aset perusahaan, ‘ayo, maju **,..ajak dia gabung di genk kita!’ Hahaha, tetep aja.

Femy, anak yang baik, buktinya mau berkauwand dengan siapa aja, dari Agam Inong NAD sampai Pace Mace Papua.
‘Salut, euy!’
Femy, anak yang sabar, walaupun si Inong NAD sering menguncinya di luar kamar, dan akhirnya merepotkan aku juga.
‘Kamu sech, pamer kalo kamarnya buesar, dengan tempat tidur ‘king size’, akhirnya membuat roommate barumu jadi egois’, Haha.
Dan sabar menghadapi ketua HFc, ‘T.O.P (POP) dech.’
Femy anak yang tangguh, keliatan semangat terus di karantina, padahal yang lain udah pada lemes, sedangkan Femy masih berbahagia dengan Jajakanya, Ray.
‘Fem, Fem, aku bingung ni, yang Mojang yang mana, yang Jajaka yang mana?’.
Femy, anak yang pintar, setiap dia ngomong pasti langsung kena ke sasaran, ‘ya iyalah, anak komunikasi gitchuu loh’.
Femy, anak yang kreaktif, bisa bikin baju cheerleader, jadi inget pas pertama ketemu dia cerita kalo dia ngga bawa rok pendek, jadilah rok hitam panjangnya jadi rok sekalian kemben,'kera aktif ya?.'
‘Kalo baju cheerleader ini ngga bisa dilihat di Karantina, tapi tak apalah, pesan sponsor’.

Ini buktinya, keren ya bajunya! Give me J, A, B, A, R, L, E, B, A, Y

Femmy, berusaha untuk jadi Anak Sehat, jadi inget waktu masih muda dulu.
Femy, anak yang lebay, mulai dari goyangannya geolnya, goyangan lehernya kalo ngomong, matanya, rok hitam kembennya sampe brosnya.
‘Fiuh, bikin keringat dingin peserta cowok’.
Satu yang paling aku seneng dari Mojang Femy, dia pinter nyanyi Jazz, suaranya renyah..’pengen nyanyi bareng, Tapi, ntar jadi Jazz dut!’. Hehehe.
Kalo yang laen, inget kamu inget Dewi Persik dengan Hikayat Cintanya, aku kalo denger Abdul and The Coffee Theory jadi inget kamu, karena Beauty is you and kamu so loveable buat aku.
‘oke, saatkan kita tampilnya, seorang asing yang tidak artis lagi…’

Mojang Lebay

Difoto aja ngga bisa diem ya, geol terus....

Oh, ya buat yang mau kenalan bisa add di friendster, alat penemu orang hilang, dengan email atau bisa juga sharing ide di Diajeng Femy di blognya, semoga usahamu jalan-jalan ke U.S.A ngga sia-sia ya neng..How geto(Gimana geto).^o^
Stt, berita terbaru..sebenarnya dia pengen pedekate dengan anak sumatera, tapi ntah siapa, masih rahasia....?ada yang tahu??

Sabtu, 06 Desember 2008

Wawancara Eksis Sampe Garing

Once after a many time…
Yezzz, akhirnya aku bisa wawancara dengan Duta Axis, Baik ya, Siapa lagi kalo bukan Amir bocah layangan dari Jogja!!
Aduh sempet grogi juga ni, secara udah sering banget dia muncul di TV.
Dan Berita Garing kali ini dia akan mengungkapkan tips dan trik jadi Duta Axis, dicatat ya. Mumpung dia belum sadar bahwa duta eksis bentar lagi bergeser ke yang lain. Namanya juga anak-anak, P.O.L.O.S (BOLOT). Hahaha, (tertawa puas).
Baiklah, kita mulai ya…Berita Garing berikut ini :
Aku :’Halo Amir!’
Amir : ‘Halo mas Hijrah, dari Berita Garing ya?’
Aku : ‘Iya Amir, bisa cerita singkat ngga kenapa kamu bisa jadi Duta Axis, baik ya itu?’
Amir : ‘Ceritanya gini lho mas.’ (dengan medok Jawanya). Dari dulu aku sering maen layangan, Cuma, kalo maen-maen aja, ga seru, ga dapat duit gittchu, mulai saat itu aku mencari ide untuk usaha layangan, kalo ada layangan putus, kejer-kejer terus, mulai dari rumah tetangga, di atas pohon, tiang listrik sampe dapur Bik Ijah aku jabangi mas.’
Aku : ‘Wah, perjuanganmu keras sekali ya?’ (catat)
Amir : ‘Itchuu betcuul!’
Aku : ‘???’ (ini Amir apa Cinta Laura)
Amir : ‘Ya, mungkin karena usahaku yang giat mengejar layangan itulah membuat Axis tertarik sama aku. Kalo kata managernya itu usahaku positioning sebagai pengejar layangan yang membuat aku eksis jadi Amir si pengejar layangan. Padahal aku akhirnya jual lagi layangannya.’
Aku : (Duh, anak kecil aja, belagu banget sech!) ‘Oh gitu..trus apalagi?’
Amir : ‘Ya, terus aku nyari info disana sini, layangan yang aku kumpulin kumodifikasi lagi, kalo dalam bisnis itu sistem ATM, Amati, Tiru, Modifikasi mas.’
Aku : (Waduh, tambah belagu aja ni anak) ‘Terus apalagi?’
Amir : ‘Terus, aku juga jangan sampe kalah harga, aku survey ke lapangan dan saingan-saingan yang udah ada. Kumainin tu harganya, kalo istilahnya itu persaingan harga mas, kalo di provider perang tarif gitu mas.’
Aku : ‘Wah, busyed dach, anak kecil ini aja pinter bisnis,pantesan aja kriting,jangan2 banyak layangan nyangkut di dalam,tapi memang cocok dah jadi Duta Axis.Gery Saluuuut buat kamu, nich...tangkap!’
Amir : ‘Hup!terimakasih mas....Kaing..kaing...’
Aku : ‘Lho??’(ini Amir apa Heli guk..guk..guk?)
‘Yach, namanya juga anak-anak..’
Oke, sekian laporan berita Garing hari ini..Aku pulang dengan banyak catatan, dia belum tahu kalo sebentar lagi posisinya akan kegeser..Hahaha (tertawa kejam plus gerakkan mata ala tokoh antagonis di sinetron).

Notes : Semua berita ini hanya mimpi belaka, tapi isinya ada baiknya kok, mudah-mudahan bermanfaat ya sebagai orang yang mau jadi Duta Wisata ataupun pembisnis.
Buat Amir, mana mau lah aku wawancara kamu, kita kan saingan. Hahaha, ‘cause its fun!Kabur!!!’

Love, Bisnis and Eksis..

Oh ya, mumpung mau lebaran ya...

Kamis, 04 Desember 2008

My Rakan, Mas Dino

Request di fs juga muncul, bunyinya gini :
Agam,,,aq uda baca www.piyoh.blogspot.com kamu, keren abezz,,, kayaknya cocok ne jadi penulis,,,tulisannya bagus2, detail mulai dari awal mpe akhir ga da yang kelewatan,,Cuma ada yang kurang,,,temen sekamarnya waktu di Jogja, pas pemilihan dimas diajeng ga dimuat,,,hikz, hehehehehe, oke2 ntar aku aq kirim lewat sms ya agam,,,oh, ya gmn kabar kamu ma inong Liza?sehat kan?

‘Wuih, panjang bener testimonialnya!’
Ini, termasuk terstimonial terpanjang yang pernah aku terima, ‘SELAMAT Mas Dinno, kamu dapat PIRING CANTIK, yang bisa dipake buat tari piring langsung dari Padang, pajak tetep ditanggung pemenang.
Cuma, masih ngga sreg ni, pujiannnya terasa ada maunya..
Dinno : ’Blog kamu, keren abezz,,, kayaknya cocok ne jadi penulis,,,tulisannya bagus2, detail mulai dari awal mpe akhir ga da yang kelewatan,,’
Aku : ’Ya iyalah, ga rugi donk NEM Bahasa Indonesia SMAku dapat 60’.
Dinno : ’Cuma ada yang kurang,,,temen sekamarnya waktu di Jogja, pas pemilihan dimas diajeng ga dimuat,,,
Aku : ’yach, ternyata minta ikutan muncul di blogku’padahal udah gede rasa (GR) kalo blognya bagus.(mojok terus menangis)

Oke, nangisnya udah dulu ya. Kayaknya kamu senang banget kalo aku nangis ya??
Postingan ini khusus kubuat untuk saudaraku yang baru saja PPS, eh bukan Putra Putri Solo lho ya. (Post Power Syndrome, aka baru lengser)
‘welcome to the club lah!’Hahahaha (tertawa kejam)

Dino, nama aslinya Aldino Wisnu Oktora. Mas Jateng 2007. Kalo ceritanya dia Aldino itu singkatan dari Alhamdulillah Dia Nongol. ’Hmm, unik ya?’
Kalo Wisnu aku ngga ngerti, tapi kalo Oktora jelas banget pasti dia lahir Bulan September!’ Iya kan, iya donk, Bener kan, bener donk?’
Ketemu pertama kali di Pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2007.
’Jangan ngaku-ngaku temen sekamar gitu donk Din!’, ntar yang laen pikirannya jadi ’yang iya-iya’.
Temen sekamarku kan Pak Donny, Official dari Jawa Timur. Cuma karena masalah teknis aja, beliau ketemu dengan teman lamanya yang notabenenya official Jawa Tengah, makanya aku ditinggalkan nostalgila begitu saja dengan kamu.
’yach....ngga ada pemasok makanan lagi ni!, oh Pak Donny, I’m Sorry, kutakkan Love U lagi..’
Jadilah aku sekamar dengan Dinno, si Putra Solo. Eh, ternyata anaknya asyik juga.
Sempet ngobrol banyak, belanja bareng, make up bareng, sampe tukar-tukaran no Hape plus ringtone, romantis akrab banget ya.
Eh, kalo make up bareng itu maksudnya sama si Raki Desi, pasanganku dan Mbak Ariane si Mbak Jawa Tengah.

Waktu mesra sekamar dulu

Mata Ngantok, itu tandane opo?

Kalo ceritanya Cuma kita berempat ya, maaf teman. Ada beberapa cameo nanti yang akan muncul. Karena emang saat itu ada banyak sekali duta wisata yang mewakili Provinsinya. Diantaranya :
Abang Putu dan None Audy dari DKI Jakarta, Uda Alfat dan Uni Fira dari Sumbar, Teruna Yamma dan Teruni Icha dari Denpasar, Jejaka Gilang dan Mojang Ria dari Jabar, dan Muli Indah tanpa pasangan Mekhanai, si penggoda duta dari Lampung. Oh ya, pastinya tuan Rumah, Dimas Diajeng Jogja, ada Dimas Wawan, Dimas Andy, Diajeng Meika, Diajeng Yuli dan Dimas Ipam yang menyambut dan menemani kami selama di Jogja. Ajieb lah..
Ini beberapa foto kemesraan keakraban kami.

Raka Hijrah, Abang Putu, Uda Alfat, Teruna Yama, Mas Dino dan Jajaka Gilang

Di Keraton Jogja, sempat terjadi perselingkuhan, lihat posisi Si Abang Putu, Uda Alfat, None dan Aku, hei, Uni Fira kemana?

Hampir malam di Jogja...
Ice skating for beginner
Yang terakhir kamu ngga ikut ya No, pulang duluan sech..makanya masih pengen ketemu sama aku lagi kan..uhuk..uhuk.
Ketemu lagi sama Dino di Pemilihan Duta Wisata Indonesia di Bangka Belitung.
’Cuma sekarang selempangku udah beda No!, tapi dirimu masih memanggilku Kakang..padahal sudah kukasih uang tutup mulut. Kurang ya?’Oooops!
Aku juga sudah berharap sekali bisa ketemu dengan pasangannya Dino, yup! Mbak Ariana, Mbak Jateng 2007. Kemanakah dirimu mbakyu, kutelpon tak diangkat, sms ngga dibalas, 3 kali puasa, 3 kali lebaran, dirimu ngga pulang-pulang, KEMANA? KANGEN NI..(padahal berharap ada make up artis gratis lagi kayak di Jogja).
Tapi, tak apalah ada Tante Tasya..emang Jawa Tengah Asyik-asyik orangnya ya.
Mas Dino, kuliah di Fakultas Hukum Undip. Kita sempet ngobrol tentang ’itu’ kan. Mudah-mudahan kamu bisa jadi orang yang berguna di bidang hukum dek!.
Setelah lihat kamu pas karantina kemaren, jadi semangat lagi kayaknya bakal ada pencerahan di Hukum Indonesia..Amien!! Sukses ya dek!
Eh, lupa Si Dino ini lagi jomblo loh..(ga dapat ya Diajeng yang kita obrolin bareng Bang Putu?).
so, buat cewek-cewek yang mau melamar, boleh-boleh.
Pinter, Tampan, Senyuman Mawud, pintar goyang bahu dan lagu andalan Gethuk asale soko Solo, masa depan cerah, Juara 2 Duta Wisata Indonesia 2008, kurang apa coba? Oh iya, bisa jadi additional player Talempong Pace’.
High Quality lah ya..
Mas Aldino Wisnu Oktora, dengan lagu andalan Gethuk asale soko solo
Bisa ke friendsternya email : aldino_wo@yahoo.com

Selasa, 02 Desember 2008

Tips Menjadi Duta Wisata Eksis, Baik Ya

Ya, walaupun Amir sudah terpilih menjadi duta Axis dari Jogja. Kita jangan mau kalah..(kelihatan banget ngga mau kalah, walaupun sama anak kecil).
AWAS KAU MIR!'Hahaha' (tertawa kejam).
Hmmm, buat temen-temen Duta Wisata yang udah ataupun belum lengser, tugas kita belum selesai. Marilah kita eksis, baik ya?
Ni kukasih salah satu tips menjadi duta wisata yang eksis, baik ya..

Tips biar jadi Duta Wisata Eksis, Baik ya

Senangnya Mendu(d)a

Baru kali ini aku bertugas jadi Duta Wisata ditinggal ga punya pasangan sama sekali.
Iya, Si Inong akhirnya menikah, dengan abangku pula, jadilah kami ipar yang aneh bahagia. Dia, menikah, aku menduda.
Ini tidak bisa dibiarkan, ’biar kuputuskan saja, ku tak mau hatiku terluka, lebih baik kuputuskan saja, Cari Pacar Lagi.’

Sibuknya mencari pasangan tak ketemu-ketemu juga, banget ya.
Ternyata memang mencari Inong di Aceh lumayan sulit, heran cowok seganteng garing aku susah dapat teman cewek yang sesuai, giliran yang ada, cowok, ih, emank ike cowok apaan? Tapi kalo ada yang cakep, tajir boleh lah ya. Lho??’
Kata temenku, ’kalo jadi homo juga milih-milih kalee,’.
’Aseeeeeem!!, Temenku itu kalo ngasih ide selalu Briliant.

Alternatif yang ada, saatnya Mendua,
Pertama, Inong wakil satu, namanya Bella, cantik, baik, pintar, anak kuliah lagi, dan criteria aku banget lah. Cuma masalahnya dia sudah punya pacar, wakilku pula..Omak, ini tidak bisa dibiarkan..hikikikik (tertawa kejam).

Oh, inong Bella, mameh that lago..(manisnya)

Kedua, temenku SMA dulu, kuliah di Kedokteran sedang Koas di luar Kota. Identitasnya disembunyikan dulu. (hal ini untuk melindunginya dari kejaran wartawan, you know lah, hari gene semua-mua masuk infotaiment). Nanti akan dipragakan oleh model.
Hmm, kalo yang ini kriteria orang tuaku banget. Dulu, pengennya anaknya ada yang jadi dokter, eh ternyata belum ada, jadi sarjana teknik semua. Ya, kalo ngga anaknya, mantunya pun jadi.
’oke, bapak akan kuturuti keinginanmu yang itu,’ (sambil ngulurin tangan, minta hepeng).

Pilihan kedua, diperankan oleh model

Pilihan yang susah, tapi hidup memang pilihan, pilihan itu memang untuk hidup.
Kalo kata pepatah bijak, ’Ganteng itu relatif, jelek itu pasti.’ Kalo ngga ganteng ya jelek. Kok jadi ngelantur ya..
Memang dari kecil kita sudah memilih, Cuma kita aja yang belum nyadar,’ namanya juga anak-anak.’
Jadi inget lagu anak-anak yang judulnya Apa sech, Apa Donk. Penyanyinya cewek centil, aku lupa siapa namanya.
‘apa sech apa donk, milih ubi apa singkong?’
Padahal kalo dilihat-lihat ubi sama singkong ngga jauh beda ya, coba lagunya, ‘apa sech, apa dong, milih ubi apa bencong?’
Nyan, baru beda..
Anyway, siapapun yang terpilih nanti, kuharap bisa Loveable buat aku…