Jumat, 27 Maret 2009

Suradji is back!

Kalo baca judulnya kayak apa aja ya..Pasti banyak yang bertanya-tanya siapakah Suradji itu, kok dibela-belain kutulis di blogku ini. Ya beliau itu tidak lain dan tidak bukan bapakku tercinta. Jadi tidak heran kalau selama ini pertanyaan yang selalu dilontarkan orang-orang, kenapa wajahku rada mirip orang Jawa. Huhuhu, (hatiku pilu)
Tapi sesungguhnya bapakku juga orang Aceh, ya turunan Jawa Barat dan Aceh, Nenekku Jawa Barat kakekku Aceh, lahir dan tinggal di Aceh, bisa bahasa Aceh, jadi Aceh lah, walaupun namanya Jawa. Ah, semakin dijelaskan, semakin bertambah tidak jelas ya. Kita lanjut..
Bukan nama yang seperti orang jawa yang akan aku bahas disini, tapi kepribadian beliau yang mungkin bisa dijadikan contoh. Beliau selalu saja ada hal yang membuatku terheran-heran sebagai seorang anak, mungkin karena lahir dengan latar belakang keluarga yang berbeda membuat aku masih belum bisa memahami beliau secara keseluruhan, beliau lahir di keluarga guru yang kehidupan jauh dari kata cukup dengan jumlah saudara yang bisa dikatakan buanyak, oke, bisa dibilang ini juga kesalahan kakekku, kakekku punya istri sangat banyak, kalau ngga salah ada 9, dan yang kesembilan itulah nenekku. Tapi mungkin kalau kakekku ngga banyak nikah, bapak dan aku juga ngga bakalan ada ya, hanya Allah yang tahu.^-^bukan berarti aku melegalkan poligami lho,ini khusus buat kasus kakekku saja, udah terlanjur.
Beliau selalu mendapat beasiswa dari SD sampai APDN (kalau sekarang STPDN), mungkin karena itulah beliau selalu berusaha untuk mengabdikan dirinya untuk masyarakat. Tapi ya begini ini, agak susah memang kalau punya orang tua yang hatinya untuk rakyat. Walaupun sudah mengajukan pensiun, awalnya aku piker bapak akan selalu ada untuk kami keluarganya, tapi selalu aja ada masyarakat yang dating ke rumah. Mulai dari laporan politik, laporan jabatan, barang jualan nyak-nyak di pasar sampai laporan selingkuh suaminya. Kupikir ngga akan habis-habisnya masalah satu kota ini kalau semua dating ke rumah. Seperti dulu lagi, rumah selalu terbuka 24 jam melayani masyarakat.
Aku sebenarnya bangga punya bapak seperti itu, lebih mementingkan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, banyak membantu orang yang membutuhkan, sampai-sampai aku berpikir untuk jadi seperti beliau, Cuma di umurku yang segini masih gejolak anak muda ini, masih belum terlalu bisa memahami semua masalah orang lain dengan bijak, karena orang bijak biasanya bayar pajak.
Kalau melihat fenomena sekarang, banyak yang mencalonkan diri sebagai caleg dan banyak juga yang berusaha menghimpun dukungan dengan mengajak beliau bergabung, aku piker udah ngga saatnya lagi beliau disana, udah saatnya untuk keluarga yang mencintainya. Karena dunia politik bukanlah dunia yang begitu indah adanya.
Tapi ya, apapun keputusan bapakku, beliau pasti tahulah yang terbaik untuk beliau. Aku sebagai seorang anak hanya bisa berbuat semampuku, membuat beliau bangga punya anak seperti aku dan berharap menjadi orang yang seperti beliau selalu doakan, semoga putra menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, yang sampai sekarang pun aku masih belum tahu, yang berguna bagi nusa dan bangsa itu seperti apa ya?.

Hey, oh ya, aku belum cerita sesuatu ya. Alhamdulillah, akhirnya program kerja ILO dan UKM center UNSYIAH yang SIYB(Start and Improve Your Bussiness) akan segera dilaksanakan di Sabang, dan yang jadi koordinatornya adalah..aku.haha (one step ahead to controll the world). Oke, obsessi ngga jelas. Tapi ini membuktikan bahwa aku, ganteng-ganteng gini ternyata punya keahlian lain. Mohon dengan sangat, mohon dengan sangat, jangan muntah dulu…^-^
Proggram SYB ini bertujuan untuk merubah pola piker anak muda di Kota Sabang yang ada di usia produktif untuk tidak hanya berharap dengan dua pilihan, jadi PNS atau menganggur. Tapi ada alternative lain, “kita bisa punya usaha sendiri”. Ya eyalah, hari gini nyari kerja enak aja susah, apalagi jadi pegawai negeri? (lho, kok jadi kesannya gimana geto). Tapi Allah ngga menciptakan kita begitu aja, banyak proses yang kita lewatkan sampai sembilan bulan, udah gitu dilahirin aja butuh proses yang ngga singkat. Jadi singkat kata hidup kita banyak proses, Cuma bagaimana kita memikirkannya, dan Allah menyediakan semua untuk orang yang berpikir. Haduh, haduh, aku kok jadi ngomongnya bijak gini ya, bisa-bisa ditagih sama orang pajak ntar.
Pada intinya, SYB bakal diadakan di Kota Sabang, ayo, dating dan nikmatilah..tunggu berita selengkapnya ya. Spell later..

5 komentar:

  1. salam de',
    semangat terus yah..o iya salam sama bapak..

    BalasHapus
  2. anak yang baik adalah anak yg berguna bagi Agama, orang tua, masyarakat sekitar dan negara. moment ini harus jadikan semangat baru untuk maju. selamat semoga menjadi entepreuner sukses euy.

    BalasHapus
  3. wah, ada comment dari Jauh ni..salam juga bang, InsyaAllah disampein..
    Amin...lagi proses kearah sana bang, mohon bantuan dan dukungannya

    BalasHapus
  4. bisa ga bantuin kasih gambar tentang budaya aceh?
    terutama dalam bentuk ,motif2 seperti batiknya, pito aceh dll
    tolong email y...denni_wahyudi@yahoo.com
    gw mo bikin kaos dengan gambar budaya aceh...karena bosan dengan Bali...cuma Bali yang selalu monjol.
    thx

    BalasHapus
  5. boleh,boleh..nanti tacariin referensinya bang denni..
    atau kalo ada rakan-rakan yang bisa bantu bang denni boleh juga,silahkan...

    BalasHapus