Beberapa waktu lalu, oke sebenernya ini cerita setahun yang lalu, tapi berhubung padatnya kegiatan dan jadwal show, baru sempat dipublikasikan sekarang (Pencitraan). Ceritanya aku mendapat kesempatan untuk ikutan Pameran Deep Indonesia di Jakarta. Ternyata, berita kedatanganku di Jakarta ini didengar oleh seorang Cewek cantik. Alhasil aku dihubungi dan diajak ketemuan. Oke, oke..ngga semua yang aku omongin ini bener, yang pasti aku memberi tahu si dia kalau aku sedang ada acara di jakarta, barangkali aja bisa ketemuan. Siapa yang sangka, ternyata gayung bersambut, malah si dia mengajakku keluar untuk sekedar makan. YAY!!!
Btw, pada penasaran siapa “Si Dia” dalam cerita ini? Oke, akan kuceritakan singkat profilnya. Kita kembali ke 16 tahun silam, di sebuah pulau kecil di ujung paling barat indonesia. Siapa yang sangka, pulau kecil ini pernah ditinggali oleh seorang Putri Cantik. Semua kesempurnaan ada di dia, cantik, pintar dan ramah, tipikal cewek idaman sekali bukan. Karena faktor itulah, dia menjadi buah yang selalu dibibirkan anak-anak seumuran dengannya. Bukan,bukan ini bukan cerita tentang Kate Midleton. Namanya Wulan Ayu Ramadhani.

Namun sayang baru menginjakkan kakinya setahun di SMP, dia harus pergi meninggalkan para penggemarnya, banyak yang patah hati saat itu, termasuk aku temen-temenku. Setelah bertahun-tahun meninggalkan kami, akhirnya bertemu juga di facebook. Aku mengadd-nya, dia mengapprove-ku, terjadilah interaksi yang aneh, aku mengaku sebagai temannya di Sabang dulu. Dia ngga ingat, katanya dia udah lupa wajah-wajah teman-teman di Sabang dulu, yaiyalah memang sebelumnya kita belum berteman, hanya sebatas idola dan pengagum rahasia. Ini kesempatanku! aku mencoba mengingatkan kenangan-kenangan dia di Sabang, namanya juga usaha ya. Obrolan pun berlangsung lancar, mulai dari Wall, Comment, sampai inbox, Oh facebook, you very helpfullah...Terimakasih Bang Zack.
Kita kembali lagi ke Jakarta, dimana dia sempat mengajakku jalan keluar. Kami berjanji di lokasi pameran, tepatnya di JCC. Katanya sekalian jalan keluar, dia sempatin untuk datang ke JCC. Pukul 11 lewat sesuai janjinya dia datang, tidak ada yang berubah darinya, masih tetap cantik seperti dulu, giliran dia yang kebingungan mencariku. Dia kaget dan berkata, “kok beda dengan fotonya di fb?”, oke, mungkin dia mengira wajahku seperti Thomas Jorghi, padahal kalau ketemu ngga mirip sama sekali, malah mirip seperti bang thoyip, tapi apalah daya, demi memikat hati seseorang, segala cara harus dilakukan, walaupun itu dengan cara memperbagus tampilan foto di facebook, fiuhh..untungnya aku ga berpose dengan satu jari di depan mulut dengan angle dari atas, bisa-bisa aku diremove dan direport this person sama dia.
Jadi daripada bahas foto di fb, aku mengajaknya trip singkat di Pameran. Kalau jalan-jalan di stan pameran sudah sering buat aku, tapi jalan-jalan di pameran bareng cewek cantik, suasananya beda, apalagi di setiap stan ditanyain, “pacarnya ya mas?”, beuh...jadi pengen punya malu ni. Dia asyik-asyik aja, malah di setiap stan ngga malu-malu nyobain ini nyobain itu, mulai belajar batik di Pekalongan, Melinting Rokok di Kudus, sampe foto-foto dengan orang-orang Papua, Tidak ada yang berubah dari dia, masih saja ramah dan menyenangkan.

Belajar Mbatik di Pekalongan, kalo pembatik Indonesia cantik-cantik kayak gini, bakal tambah maju Batik Indonesia ^^

Linting Rokok di Kudus
Selesai jalan-jalan singkat, kami makan di foodcourtnya JCC. Banyak cerita disini, mulai berbagi kartu nama, pengalaman sampai gantian nomor henpon, eh ga dink!. Aku baru tahu kalau dia sekarang jadi seorang psikolog, bah kalau psikolog cantik kayak gini, mau aku sakit jiwa, eh. Dia cerita tentang kerjaan, hidupnya dan mimpinya. Sampai-sampai aku tahu, tidak ada orang yang menyebalkan bila bbman suka ngePING!!! Dia masih saja seperti dulu, Pintar.
Ah, seandainya saja aku mengenalnya lebih dulu ketika di Sabang, pasti bakal banyak cerita seru yang bisa keceritakan dengannya, bukan cerita temenku yang naksir berat dengannya. Oops! Aku ga sebut nama kan ya? Haha
Dedikasi to : Wulan Ayu Ramadhani
Buat yang mau kenalan dan konsultasi dengan beliau bisa tu follow di @wulanayur
0 komentar:
Poskan Komentar